Pemikiran Kebangsaan
Berbagi Pemikiran Demi Kemajuan Peradaban
recent posts
- Menghangatnya Situasi Teluk
- Jebakan Stagnasi Pembangunan Ekonomi Indonesia
- Pelemahan Sistematis Iran dari “Axis of Resistance” hingga Coercive Diplomacy di Teluk
- Konflik AS–Iran, Dampak Bagi Kawasan Indo-Pasifik dan Posisi Indonesia
- DINAMIKA ESKALASI MARITIM AS–IRAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STABILITAS GLOBAL
about
Category: Security sector
-
By: Bangkit Rahmat Tri Widodo Carl von Clausewitz (1780–1831), a Prussian officer and classical military theorist, occupies a central position in the canon of war theory. His magnum opus On War (Vom Kriege), written in the aftermath of the Napoleonic Wars and published posthumously by his wife, Marie von Brühl, remains one of the most…
-
Oleh: Bangkit Rahmat Tri Widodo Carl von Clausewitz (1780–1831), seorang perwira Prusia sekaligus pemikir klasik militer, menempati posisi sentral dalam khazanah teori perang. Karyanya On War (Vom Kriege), yang ditulis paska-perang Napoleon dan diterbitkan secara anumerta oleh istrinya, Marie von Brühl, merupakan salah satu teks strategis paling berpengaruh dalam sejarah pemikiran militer (Howard & Paret,…
-
Oleh: Bangkit Rahmat Tri Widodo Teori perang revolusioner Mao Zedong merupakan salah satu fondasi penting dalam pemikiran militer modern, khususnya terkait dengan konsep perang gerilya dan perjuangan rakyat melawan kekuatan negara yang lebih besar. Dalam tradisi pemikiran strategi, gagasan Mao menempati posisi unik karena tidak semata-mata merumuskan aspek taktis-militer, melainkan juga mengintegrasikan dimensi politik, sosial,…
-
By: Bangkit Rahmat Tri Widodo Mao Zedong’s theory of revolutionary warfare represents one of the essential foundations of modern military thought, particularly in relation to the concept of guerrilla warfare and the struggle of the people against stronger state powers. Within the tradition of strategic thinking, Mao’s ideas occupy a distinctive position because they do…
-
Oleh: Bangkit Rahmat Tri Widodo Industri pertahanan merupakan salah satu pilar strategis dalam pembangunan kekuatan negara modern. Ia tidak hanya berfungsi sebagai penopang kebutuhan militer, melainkan juga sebagai motor penggerak industrialisasi, inovasi teknologi, dan penguatan daya saing ekonomi nasional. Bagi negara-negara berkembang, industri pertahanan memiliki dimensi ganda: di satu sisi menjadi sarana untuk mengurangi ketergantungan…